Cikal Bakal
Gudang Daya merefleksikan kebesaran potensi yang ada di dalam setiap kita. Senyatanya setiap detik hidup manusia mengandung sepernik potensialitas. Mungkin potensialitas ide, mungkin data/informasi, mungkin konsep, mungkin ilmu, mungkin juga kerinduan, mungkin relasi, mungkin tekad. Hanya, di dunia yang semakin kompleks ini, seringkali untuk melakukan inisiatif yang berjangka panjang kernel-kernel kecil ini perlu di tabung, ditumpuk, disalinghubungkan, dibagikan, diadaptasi, direorganisasi, diperam, ditebarkan, dan lain sebagainya.
Impian Gudang Daya adalah untuk mengumpulkan berbagai potensialitas ini, sehingga seiring berjalannya waktu dan melalui tenaga yang terfokus, pada saatnya akan terjadi transformasi menjadi daya penggerak perubahan positif untuk kemajuan, kesejahteraan, dan persaudaraan bumi Indonesia.
Partisipasi dan Kolaborasi
Gudang Daya mengajak anda untuk berpartisipasi submisi tulisan atau isi mengenai beragam topik yang selaras dengan tujuan Gudang Daya, termasuk juga melakukan pertukaran link dengan situs-situs lain yang sejenis. Mari tenun bijaksana bersama.
I knew nothing about Feynman the colorful character when I first leaved the first (digital) page of this delightful book. I closed it being enriched by this Physics professor’s tale of his escapades not only in the scientific realm, but even in those realms far away: art, music, education, travel, dating, gambling, nude dancing, and safe cracking.
The common threads of late Dr. Feynman’s autobiography is his social fearlessness, his hyperactive mind, his uncanny persistence and diligence, and for the most part, his humility. Each of these traits existing on its own in one individual would have already yielded a wonderful persona worthy of knowing, all taken together compound my regret of not knowing him sooner, and resulted in a renewed vigor to develop similar characteristics in my own life journey to a desiredly full, accomplished life.
In the middle of life’s busyness as a non-historian, a non-US Citizen even, it is still good for one to be reminded time and time again of great souls, and the lasting deeds they have helped birthed. It is also good for this reminder to be short, to the point, yet weighty and full of mass. This quick 76-page summary serves excellently as such reminder of 1) the triumph of the republic system as the modern world knows it, and 2) the abolition of slavery. I came away finishing the prose inspired, encouraged, informed, and yes, reminded.
Proyek Gudang Daya yang sedang aktif saat ini: edX Indonesia.
Komentar